Kendari – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat lima gempa bumi dangkal mengguncang wilayah Kolaka Timur dan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Selasa.

Gempa terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan dan dirasakan oleh sebagian warga di kedua wilayah tersebut.

Gempa Dangkal Terjadi Beruntun

BMKG menyebutkan gempa yang terjadi memiliki kedalaman relatif dangkal, sehingga getarannya cukup terasa meskipun magnitudonya tidak besar.

“Gempa dangkal umumnya lebih terasa di permukaan,” demikian keterangan BMKG.

Rangkaian gempa ini terjadi secara berturut-turut dalam waktu singkat.

Warga Sempat Panik

Sejumlah warga mengaku merasakan getaran yang membuat mereka keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

“Terasa goyang beberapa kali, jadi kami keluar rumah untuk berjaga-jaga,” ujar salah satu warga.

Meski demikian, situasi berangsur kondusif setelah getaran mereda.

Tidak Berpotensi Tsunami

BMKG memastikan bahwa gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Imbauan Kewaspadaan

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Warga juga diminta memastikan kondisi bangunan tempat tinggal dalam keadaan aman.

Selain itu, penting untuk mengetahui langkah-langkah keselamatan saat terjadi gempa, seperti menjauhi bangunan yang berisiko dan mencari tempat aman.

Pemantauan Terus Dilakukan

BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut dan akan memberikan informasi terbaru jika terjadi perkembangan.

Dengan kewaspadaan dan informasi yang tepat, diharapkan masyarakat dapat menghadapi situasi ini dengan lebih tenang dan aman.

By admin